Yessy Filadelvia, S.Sn.

yessy.jpgLahir di Toraja, 30 April 1992, sejak usia 5 tahun sudah aktif bernyanyi dan ikut serta dalam pelayanan paduan suara di gereja. Ketika ia berusia 8 tahun, ia mulai mengikuti lomba antar-gereja maupun sekolah dasar. Pada tahun 2001, ia terpilih menjadi anggota paduan suara anak Gereja Toraja dalam lomba Pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) di Palopo. Pada tahun 2004, ia meraih Juara 1 untuk Lomba Nyanyi Solo Remaja di Toraja. Pada tahun yang sama, ia kembali mengikuti lomba pesparawi remaja dan meraih Juara 2 tingkat provinsi Sulawesi Selatan. Selama duduk di bangku SMP, ia aktif dalam paduan suara dan vokal grup. Bersama grupnya, pada tahun 2005 meraih juara 2 Lomba Vokal Grup tingkat Provinsi dalam Porseni Pelajar SMP, kemudian pada tahun 2006 berhasil meraih juara 1 dan menjadi wakil Provinsi Sulawesi Selatan dalam kompetisi Vokal Grup Se-Indonesia, yang diadakan di Yogyakarta, September 2006. Dalam lomba tersebut, mereka berhasil masuk ke 10 besar terbaik tingkat nasional.
 

Setelah tamat SMP, ia melanjutkan pendidikan menengah atas ke SMA Kristen Barana, Toraja. Kecintaan dan semangatnya dalam bermusik, membuatnya tetap aktif dalam pelayanan di gereja sebagai singers dan turut membantu melatih paduan suara pemuda. Tahun 2008, dalam kompetisi nyanyi solo pemuda se-Toraja ia meraih juara 1. Di tahun berikutnya; 2009, kembali ia memenangi lomba FLS2N (Festival & Lomba Seni Siswa Nasional) di Toraja sebagai juara 1 dan dalam tahun yang sama menjadi Finalis Soprano Gita Bahana Nusantara Sulawesi Selatan.

 

Oleh karena kemampuan bermusiknya sejak kecil hanya diperoleh melalui belajar secara otodidak, maka untuk mengasah dan mengembangkan talenta yang ia miliki, usai tamat SMA Yessy memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di UPH jurusan musik, peminatan musik gereja. Ia memulai belajar vokal klasik di bawah arahan Ibu Delima Simamora dan Ridolf Hehanusa. Selain kegiatan berkuliah, ia juga mengajar di Willy Soemantri Music School dan Amazia Music School sebagai guru vokal. Di kampus, ia menjadi anggota paduan suara mahasiswa, UPH Choir. Pada tahun 2011, bersama UPH Choir ia mengikuti lomba BICC (Bandung International Choir Competition) dan meraih medali perak. Pada Juli 2012, dalam ajang The 11th Choral Festival & IFCM World Choral Summit yang diselenggarakan di Beijing-China, ia bersama UPH choir berhasil meraih gold medal sekaligus menjadi Champion untuk kategori Female Choir dan bronze medal untuk Mix Choir.

 

Setelah lulus kuliah, Januari 2015 Yessy bergabung di UPH Conservatory of Music. Pada Maret 2015, ia menjadi salah satu juri lomba Solo Anak dan Remaja se-Jabodetabek yang diadakan oleh SPH Sentul. Setahun kemudian, Ia kembali menjadi salah satu juri dalam lomba Solo Anak se-Jabodetabek yang diadakan oleh Ikatan Keluarga Toraja di Jakarta, April 2016.

 

Saat ini, Yessy mengajar mata kuliah ansambel vokal, vokal wajib, dan vokal minor, serta sebagai coordinator event untuk melaksanakan konser-konser fakultas. Selain kegitan mengajar di UPH, ia juga melayani di Gereja Toraja Jemaat Tangerang sebagai pelatih musik dan paduan suara. Baginya, prestasi dan karya bukanlah suatu ukuran yang cukup besar untuk membuktikan kehebatan seorang musisi. Berkomitmen dan bekerja keras dalam mendedikasikan diri untuk memberi dampak baik kepada orang-orang di sektiar melalui musik merupakan wujud dari tanggung jawab akan talenta yang Tuhan berikan. Demikianlah visi, misi, dan harapan yang senantiasa ia cita-citakan.