Journal & Articles

  1. Ruang Pertunjukan dan Panggung Musik di Pusat Perbelanjaan Jakarta

    Ditulis oleh : Michael Budiman Mulyadi, S.Kom., M.A. michael.budiman@uph.edu
    Abstrak : Di tengah sedikitnya jumlah ruang pertunjukan di kota besar seperti Jakarta, pusat perbelanjaan hadir membawa angin segar dalam penyediaan ruang bagi seni pertunjukan lewat panggung-panggung di tengah pusat perbelanjaan. Tulisan ini ditujukan untuk mengkaji diskursus ruang dan interaksi antara kelas-kelas sosial yang tercipta dalam ruang pertunjukan di pusat perbelanjaan dan membahas aspek panggung pertunjukan di pusat perbelanjaan sebagai ruang pertunjukan alternatif di kehidupan seni pertunjukan ibukota.

  2. The Use of Improvisation in Music Therapy as a Supporting Intervention to Reduce Negative Symptoms in Patients with Schizophrenia

    Ditulis oleh : Kezia Karnila Putri, S.Sn. keziakarnila@yahoo.com & Monica Subiantoro, M.A. monica.subiantoro@uph.edu
    Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu apakah improvisasi klinis dapat menurunkan gejala negatif pada pasien skizofrenia, berdasarkan studi kasus pada Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta, Indonesia. Meskipun studi kualitatif ini dimulai dengan tiga pasien, namun, dikarenakan masalah administratif kesimpulan ditarik dari satu pasien. Serangkaian sesi terapi musik, termasuk asesmen dan tiga fase dari sesi terapi, dilakukan selama empat bulan. Hasil diambil dari perbandingan transkrip improvisasi dengan Positive and Negative Symptoms Scale (PANSS), serta observasi pasien dalam kegiatan sehari-hari, sesi terapi musik individu dan kelompok. Setelah tiga fase dari sesi terapi musik, kemajuan dapat dilihat dari pasien di area kemampuan sosial. Pasien dapat mengekspresikan dirinya dengan bebas selama sesi terapi musik individu maupun kelompok. Improvisasi digunakan sebagai cermin bagi pasien untuk melihat potensinya.

  3. Historical Context and Brief Analysis on Beethoven Sonata for Cello and Piano in D Major, Op.102 No.2 (with an addition of notes on a proper performance by Carl Czerny)

    Ditulis oleh : Nathania Mihardjo, M.Mus. nathania.mihardjo@uph.edu
    Abstrak : Beethoven dikenal sebagai seorang komposer yang karakter musiknya terpancar paling jelas di dalam karya-karya sonata pianonya, termasuk di dalamnya karya-karya terakhir yang sangat mencerminkan aspek transenden dari sang komposer. Sonata cello dan piano Op. 102 No. 2 juga merupakan salah satu karya yang memiliki banyak aspek transenden dan merupakan salah satu bentuk kristalisasi dari sisi spiritualitas Beethoven. Melalui pembahasan konteks sejarah dan analisa mengenai sonata cello dan piano ini, penulis ingin memaparkan keunikan dan ciri khas dari musik Beethoven beserta elemen-elemen musik yang merepresentasikan musik Beethoven di akhir masa hidupnya.