24 July 2017
Dr. J Simon Van der Walt Komposer Dunia, Berikan Workshop Komposisi Musik di UPH
Kunjungan dari Dr. J Simon Van der Walt, Kepala Program dari M.Mus Royal Conservatoire of Scotland pada 19 Juli 2017
 

Conservatory of Music (CoM) UPH mendapatkan kesempatan berharga dengan kehadiran composer dunia asal Scotland, Dr. J Simon Van der Walt, pada 19 Juli 2017. Kehadirannya sekaligus memberikan workshop komposisi musik dengan metode tradisional serta kontemporer. Dr. J Simon Van der Walt yang berasal dari Glasgow, Skotlandia, merupakan komposer multi instrumentalis dan dosen serta Head dari program M.Mus di Royal Conservatory of Scotland. Ia juga anggota dari grup music gamelan ‘Naga Mas’ yang berada di Glasgow serta menulis musik untuk gamelan.

 

Selain memberikan workshop, kehadirannya kali ini di UPH bertujuan menjajaki peluang kerjasama antara CoM UPH dengan Royal Conservatory of Scotland. Dalam workshop yang dibawakannya ia mengenalkan metode komposisi yang disebut ‘livecoding’ dengan software khusus komposisi ‘SuperCollider’. Diakhir acara ia mengajak mahasiswa CoM UPH untuk berkolaborasi dengan mengikuti alunan nada gamelan yang ia mainkan, sementara para mahasiswa menggunakan instrument mereka masing-masing seperti cello, piano, dan biola. Ia juga mengajak mahasiswa untuk memainkan instrument gamelan bersama dirinya. Melalui workshop ini ia juga menekankan bahwa musik merupakan media komunikasi yang mampu menghubungkan orang. Di akhir workshop, Dr. J. Simon disajikan karya komposisi mahasiswa CoM UPH, dari Alexandro mahasiswa CoM UPH salah satu mahasiswa CoM UPH, program peminatan Komposisi, 2016, bersama beberapa mahasiswa CoM UPH lainnya yang berjudul ‘Javanese’. Melihat hal ini, Dr. Van Der Walt mengaku terpukau atas penampilan para mahasiswa tersebut dan hasil komposisi yang dibuat.

 

“Saya terpukau melihat penampilan para mahasiswa, dan saya melihat bagaimana para mahasiswa di sini mampu memainkan musik dan membuat komposisi musik. Saya bersyukur melihat ini. Kedepannya saya berharap akan ada kolaborasi lainnya antara UPH dengan kami dari Skotlandia. Hal ini sungguh penting bagi negara yang berasal dari tempat yang sungguh berbeda mampu berkolaborasi bersama. Musik adalah cara terbaik untuk mengumpulkan orang-orang berbeda. Dari sini lah saya harap akan terjadi kolaborasi yang berlanjut antara Royal Conservatoire of Scotland and UPH,” ungkap Dr. Van der Walt. Alexandro sendiri merasa bangga mendapatkan kesempatan menampilkan karya komposisinya di depan composer ternama dunia.

 

“Melalui workshop ini juga saya mendapat referensi luas mengenai musik, secara khusus musik Jawa. Saya begitu senang mendapat masukan dan tanggapan langsung dari Mr. Simon mengenai karya saya. Dari hal ini menambah daya tarik saya pada CoM UPH serta tangtangannya. Khususnya bagaimana menciptakan karya yang baik untuk masyarakat,” jelas Alex. Seluruh kegiatan workshop kali ini, diharapkan mampu membuka persepektif mahasiswa. Antonius Priyanto, S.Ag., B.Cm., M.Mus., Dekan CoM UPH, berharap bermula dari penjajakan awal melalui workshop ini, akan terjalin kerja sama lainnya yang mungkin digarap bersama antara UPH dengan Royal Conservatory of Scotland. (MT)

 

 

UPH Media Relations