14 August 2017
Conservatory of Music Persiapkan Music Performance UPH Festival 24
Dalam rangka penyambutan mahasiswa baru 2017/2018, UPH Festival akan digelar dengan tema “Bear Fruit” yang berarti berbuah untuk menjadi berkat.

Suasana latihan dan persiapan Music Performance untuk UPH Festival 24
 

Dalam rangka penyambutan mahasiswa baru 2017/2018, UPH Festival akan digelar dengan tema “Bear Fruit” yang berarti berbuah untuk menjadi berkat. Akan ada banyak bagian yang terintegrasi di dalam satu kesatuan di UPH Festival ini, yang di antaranya adalah Scholarship & Openday, Founder’s 5K Run, Alumni Homecoming, dan sebagai puncak acara adalah Human Configuration & Fireworks pada closing ceremony. Music Performance di acara ini merupakan hal yang berperan sangat penting. Baik dari segi konsep keseluruhan sampai detail kecil persiapannya.

 

Revie Pongoh, dosen Conservatory of Music UPH sebagai closing celebration director uph Festival 24 adalah orang yang berperan di balik program tersebut. Dia mengatakan bahwa keunikan closing celebration di tahun ini adalah pada jenis musik yang akan dibawakan, yaitu berjenis lagu-lagu modern. Menurutnya lagu-lagu yang dimainkan dapat lebih memotivasi para mahasiswa baru untuk berbuah sesuai dengan tema yang sudah diusung. “Best Day of My Life”, “If He Did it Before”, “Stayed on You”, “Move”, and “To God be the Glory” adalah sebagian lagu yang akan ditampilkan, untuk memotivasi semua mahasiswa yang tidak memandang dari satu sisi agama tertentu.

 

“Orkestra terdiri dari 45 orang dengan berbagai macam peralatan, contohnya strings, saxophone, perkusi, cello dan lain sebagainya yang akan diiringi oleh band di performance tersebut.” jelas Revie. Aransemen musik dibantu oleh salah satu alumni Conservatory of Music UPH, dengan konsentrasi pada musik komposisi. Sedangkan Revie Pongoh sendiri lebih berfokus pada konsep dan produksi. “Karena para pemusik ini sudah profesional, jadi waktu yang dibutuhkan untuk latihan cukup terbilang singkat. Sekitar satu minggu-an saja. Tentunya untuk konsep musik pasti lebih lama dari itu. Sekitar enam bulan,” ungkap Revie. Lebih lanjut dia juga menjelaskan bahwa tidak hanya music performance di closing celebration saja, namun akan ada exhibition, demo, simulasi kelas dan musik performance yang mana akan menampilkan tujuh peminatan musik, yaitu di antaranya Classical Performance, Jazz & Pop Music Performance, Music Education, Music Therapy, Church Music Ministry, Sound Design & Music Production, dan Music Composition & Film Scoring.

 

Demo performance ini akan berlangsung dari jam 10 pagi sampai jam 2 siang di ruang B426 berdampingan dengan exhibition atau student showcase. Jika di tahun-tahun sebelumnya, fakultas musik hanya memunculkan music corner saja, di UPH Festival 24 nanti, demo performance tersebut akan lebih luas. Tidak hanya di satu ruangan saja, namun studio-studio yang ada juga akan dimaksimalkan. Semua terintegrasi sampai pada puncaknya ada di tanggal 19 Agustus 2017 di acara Closing Ceremony UPH Festival 24 melalui persembahan music yang lebih unik dan modern, untuk membakar semangat menghasilkan buah yaitu karya nyata bagi bangsa. (TMT)

Penampilan dari Conservatory of Music di Closing Ceremony pada UPH Festival 23, Tahun 2016 

 

 

 

UPH Media Relations